sesi pertama
Pada pertemuan ke-2 sesi pertama, di isi oleh Pak Mikha yang
menjelaskan AKSIOLOGI.
Aksiolgi berasal dari bahasa yunani yaitu axios dan logos.
Axios berarti nilai sedangkan logos adalah ilmu. Nilai berarti berkaitan dengan
kegunaan. Aksiologi merupakan cabang filsafat yang mempertanyakan bagaimana
manusia menggunakan ilmunya. Sehingga aksiologi dapat diartikan sebagai ilmu
yang membicarakan tujuan ilmu pengetahuan itu sendiri.
Surisumantri mengatakan bahwa aksiologi merupakan teori nilai yang berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh. Aksiologi adalah kajain ilmu tentang nilai-nilai khususnya etika.
Pengetahuan manusia itu cukup luas. Pengetahuan itu diharapkan memiliki aspek tepat guna bagi pemiliknya.
Nilai yang dimaksud dalam aksiologi dimaksud adalah sesuatu yang dimiliki manusia untuk melakukan berbagai pertimbangan tentang apa yang dinilai. Aksiologi membedakan fakta dan nilai.
Fakta merupakan sesuatu yang ada secara nyata, sedangkan nilai merupakan apresiasi kita terhadap suatu fakta. Jadi fakta berperan lebih dahulu, dan barulah nilai muncul.
adapun ciri-ciri dari nilai, yaitu ; berkaitan dengan subjek, tampil dalam konteks praktis dan menyangkut sifat yang diberikan oleh subjek kepada objek. Terdapat macam-macam nilai, diangtaranya adalah nilai ekonomi ekonomis (hukum ekonomi), dan nilai estetis (sesutu yang indah seperti lukisan, dan lagu)
Setiap nilai mempunyai bobot moral bila diikutsertakan dalam tingkah laku moral. Nilai terbagi dalam empat kelompok yaitu;
- Nilai yang menyangkut kesenangan dan tidak kesenangan
- Nilai-nilai vitalitas
- Nilai rohani
- Nilai religius
ciri ciri nilai moral adalah berkaitan dengan tanggung jawab sebagai manusia, berkaitan dengan hati nurani, mewajibkan, dan bersifat formal. Nilai moral memiliki kekuatan besar yang memaksa untuk menerimanya walaupun bertentangan dengan hasrat kecendrungan dan kepentingan pribadi. Nilai moral bukan merupakan benda atau unsur dari benda melainkan sifat, kualitas yang dimiliki objek tertentu yang dikatakan "baik"
Aksiologi dibagi dalam dua bagian yaitu etika dan estetika. Etika mengkaji tentang prinsip dan konsep yang mendasari penilaian terhadap manusia. Sedangkan Estetika mengkaji tentang prinsip yang mendasari penilaian atas bentuk seni, yang mengkaji tujuan seni, apa peranan rasa dalam pertimbangan estetika bagaimana kita bisa mengenal karya besar seni.
Estetika berkenaan dengan nilai tentang pengalaman keindahan yang dimiliki manusia terhadap lingkungan dan fenomena di sekelilingnya
Obyektivitas dan subyektivitas nilai. Nilai kadang bersifat objektif namun kadang bersifat subjektif. tergantung pada tolak ukurnya, jika tolak ukurnya berdasarkan subjek maka akan bersifat subjek, dan jika bertolak ukur pada objek maka akan bersifat objek. kebenaran tidak tergantung pada kebenaran pada individu melaikan pda objektivitas fakta. nilai menjadi subjektif karena selalu memperhatikan berbagai pandangan yang dimiliki akal budi manusia, seperti perasaan yang akan mengasah kepada suka atau tidak suka, senang atau tidak senang.
Peranan nilai bagi kita yaitu ; sebagai objek sejati bagi tindakan manusia, mengarahkan dan memberikan daya tarik bagi manusia dalam membentuk tindakannya, menata hubungan sosial masyarakat, dan memperkuat identitas sebagai manusia.
sumber : catatan dari slide dosen
No comments:
Post a Comment